Minggu, 19 Juli 2020

Finally Now -1

Benar-benar menyebalkan dan melelahkan.

Tiap hari menjadi budak,

budak dari perasaanku sendiri,

perasaanku dan hatiku yang berkata aku harus tetap disini,

menunggumu hingga sadar akan adanya aku,

 yang berharap kamu akan mengerti mengenai perasaanku.

-dalam FINALLY NOW 

di Wattpad https://www.wattpad.com/user/saklar333


Rabu, 02 Januari 2019

KETIDAKTAUANMU

Betapa mirisnya ketidaktahuanmu akan perasaanku.
Kamu berlari, terus berlari tanpa berhentI.
Tanpa sejenak saja menoleh sekitarmu, apalagi aku yang saat ini sangat jauh dibelakangmu. Tentu aku sangat buram dimatamu.
Sungguh kamu benar-benar sulit kujangkau, secepat aku berlari tetap saja aku tidak bisa menyamaimu.

-clr

Minggu, 04 Desember 2016

CARE.

Tidak semua orang diberi kelebihan sifat peka terhadap sekitar. Kadang yang terlihat sangat care malah kurang peka dengan apa yang terjadi terhadap kita. Begitupun sebaliknya yang terlihat acuh malah lebih peka terhadap apa yang terjadi pada kita.


-clr

Kamis, 01 Desember 2016

Asing

Aku merasa asing,
Aku merasa bodoh berada didunia ini.
Aku merasa apa yang kulakukan semata-mata hanya untuk membuat orang lain bahagia dan tersenyum tanpa pernah kupikirkan hatiku yang tersakiti. Aku merasa tertekan atas semua tindakan bodoh ini.
Apa yang harus kuperbuat?


-clr

Selasa, 22 November 2016

Eyes

Mata elang itu,
Tatapan tajam itu,
Tatapan iba itu,
Mata yang selalu memancarkan aura dingin..
Mata yang selalu tampak bahagia..
Mata yang berusaha untuk tidak mengeluarkan air mata disaat kalut..
Tapi tidak bisa dipungkiri mata itu menyimpan banyak kepedihan, kesusahan, kenyataan pahit!!
Seberapa kuat mata itu untuk berusaha memancarkan Kebahagian, kepedihannya tetap tidak bisa tertutupi!
Cobalah lihat mata itu, tatap dalam-dalam!!
Seberapa banyak sakit yang dipendamnya?
Seberapa banyak kebahagiaan palsu yang diperlihatkannya untuk menutupi kepedihannya?
Mata itu, memunculkan tatapan kesakitan
Memunculkan ketidaksanggupan atas kepedihannya..
Kepedihannya, Kesakitannya, Semua tertutupi oleh binar-binar kebahagiaan yang palsu!
Masihkah terlihat kebahagiaan nyata di hidupnya? Dimatanya?


-clr



Kamis, 19 Mei 2016

Terima Kasih

Saya bisa saja marah saat lelucon kalian yang keterlaluan, saya bisa saja berteriak didepan muka kalian saat itu juga, saya pun bisa benar-benar murka dengan menampar, menonjok dan bahkan mencabik-cabik wajah kalian kalau saya mau. Haha saya masih lah manusia lemah yang punya hati, yang bisa merasakan sakit, kecewa, sedih, marah, jika tingkah kalian terus seperti itu kepada saya. Kalian mungkin tidak pernah merasakan apa yang saya rasakan, atau mungkin kalian pernah merasa dan kalian berusaha membalas sakit hati kalian kepada orang lain yang terlihat bodoh didepan kalian. Saya heran dengan kalian, kenapa kalian senang dan bangga sekali saat sedang menjudge, mengolok, menertawai seseorang? Apa itu perbuatan baik? Apa menurut kalian itu tidak berdampak? Oh cobalah kalian menghargai perasaan seseorang. Jangan bertindak semau kalian, kita sama-sama punya hati bukan? Kita sama-sama manusia yang punya kelemahan dan kelebihan berbeda-beda. Kelemahan itu tidak bisa dijadikan lelucon. Dan kelebihan tidak harus dijadikan sebagai kebanggaan. Kenapa saya menulis ini, karna saya pernah diposisi ini. Dimana saya di tertawakan dan direndahkan, dimana orang-orang membuat lelucon yang keterlaluan tentang saya, memang lucu untuk sebagian orang, tapi tidak untuk diri saya. Tapi terima kasih untuk kalian yang pernah bersikap seperti itu kepada saya. Saya jadi paham tentang arti 'menghargai. Saya jadi paham cara mengontrol diri saya dalam berucap, bersikap dan hal-hal lain yang menuntun saya menjadi lebih baik.Terima kasih ya:)


-clr

Selasa, 17 Mei 2016

.

Setiap manusia itu punya titik lelah, titik jenuh, titik dimana manusia itu akan merasa bahwa apa yang ia lakukan selama ini itu sia-sia, dan titik jenuh 'bosan' karna terus terusan di titik yang sama tanpa berpindah ketitik-titik disekitarnya, buang-buang waktu saja! Coba bangkit, lihat sekitar, dan kamu bisa merubah sesuatu dimulai dari diri kamu.


-clr