Saya bisa saja marah saat lelucon kalian yang keterlaluan, saya bisa saja berteriak didepan muka kalian saat itu juga, saya pun bisa benar-benar murka dengan menampar, menonjok dan bahkan mencabik-cabik wajah kalian kalau saya mau. Haha saya masih lah manusia lemah yang punya hati, yang bisa merasakan sakit, kecewa, sedih, marah, jika tingkah kalian terus seperti itu kepada saya. Kalian mungkin tidak pernah merasakan apa yang saya rasakan, atau mungkin kalian pernah merasa dan kalian berusaha membalas sakit hati kalian kepada orang lain yang terlihat bodoh didepan kalian. Saya heran dengan kalian, kenapa kalian senang dan bangga sekali saat sedang menjudge, mengolok, menertawai seseorang? Apa itu perbuatan baik? Apa menurut kalian itu tidak berdampak? Oh cobalah kalian menghargai perasaan seseorang. Jangan bertindak semau kalian, kita sama-sama punya hati bukan? Kita sama-sama manusia yang punya kelemahan dan kelebihan berbeda-beda. Kelemahan itu tidak bisa dijadikan lelucon. Dan kelebihan tidak harus dijadikan sebagai kebanggaan. Kenapa saya menulis ini, karna saya pernah diposisi ini. Dimana saya di tertawakan dan direndahkan, dimana orang-orang membuat lelucon yang keterlaluan tentang saya, memang lucu untuk sebagian orang, tapi tidak untuk diri saya. Tapi terima kasih untuk kalian yang pernah bersikap seperti itu kepada saya. Saya jadi paham tentang arti 'menghargai. Saya jadi paham cara mengontrol diri saya dalam berucap, bersikap dan hal-hal lain yang menuntun saya menjadi lebih baik.Terima kasih ya:)
-clr